Tak Berkategori

Kisah Day 5-Komunikasi Produktif Bunda Sayang

Terbentuknya prilaku anak adalah proses belajar. Tidak mungkin serta merta anak yang terlahir suci penuh dengan fitrah tiba-tiba tumbuh menjadi anak yang judes, pemarah, sombong, kecuali ada yang ia tiru. 
Jika ada perilaku buruk tampak pada anak, mari telusuri kembali figur-figur disekelilingnya..

Telusuri kembali bagaimana kita berinteraksi dan bertanya pada anak. Adalah membuat hatinya terluka?

Meskipun ini juga pr untuk ibu2, sebagai manusia yang emosinya masih naik turun menghadapi tingkah laku anak sehari-hari. Tapi insya allah dengan azzam yang kuat kita bisa mengendalikan diri. Agar apa yang diucap berefek baik pada anak hingga kelak mereka dewasa.

#level1 #day5 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #bundasayang #ibuprofesional #kuliahbundsayiip #ibubelajar #ibuproduktif #generasirabbani

Tak Berkategori

Kisah Day 6-Komunikasi Produktif Bunda SayangΒ 

#Mengganti Paksaan dengan Memberikan Pilihan

Nak, ibu tidak akan lagi mendiktemu untuk melakukan ini dan itu. Apalagi dengan intonasi tinggi, dan sampai marah2 untuk urusan mandi.

Menemanimu telah membuat ibu belajar, bahwa tugas ibu adalah untuk memaparkanmu sebanyak mungkin kebaikan, teladan, dan memberikan pilihan.

Ya, ya, bukan lagi “Ahza, Ayo cepat mandii !!!” “Ahza ayo makan!” dan lain sebagainya

Kamu pasti langsung mungkir dan menolak begitu ibu selesai bicara πŸ˜ƒ

Tapi ibu akan belajar untuk bisa menemani tumbuh kembang dan fase pembelajaranmu dengan memberikan pilihan, “Ahza, mau mandi pakai air hangat atau air biasa? Mau bawa bis atau mobil2an polisi?” “Mau makan pakai telur goreng atau ayam goreng ?”

Nah, dengan diberi pilihan, ibu lihat kamu lebih bisa meresponnya dengan cepat meresponnya dengan Oke πŸ™‚

Dan, ya, karena kamu laki-laki. Yang kelak bertanggung jawab untuk tegas dalam mengambil keputusan. 

Semoga dengan mengganti “paksaan dengan pilihan” menjadi pengalaman yang berharga yang mengasahmu terlatih mengambil keputusan dengan tenang dan tepat 😊

#level1 #day6 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #bundasayang #ibuprofesional #kuliahbundsayiip #ibubelajar

Tak Berkategori

Kisah Day-7 Komunikasi Produktif Bunda Sayang

Pertengkaran kakak beradik itu baik ! *Hah? Baik darimananya? Ya, saat mereka bertengkar itu tandanya mereka sedang bermain bersama πŸ™‚ 

Selain itu? Ajarkan mereka, dari pertengkaran yang terjadi untuk Mudah Memaafkan. Ya, karena kemudahan hati untuk memaafkan salah dan khilaf adalah salah satu karakter orang yang bertakwa πŸ™‚

#level1 #day7 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbundsayiip #ibubelajar #bundasayang #ibuproesional #generasirabbani #mudahmemaafkan

Tak Berkategori

Kisah Day-9 Komunikasi Produktif Bunda Sayang

[Lebih dari sekedar “Nak, kamu bisa!”]

Hikmah komunikasi produktif hari ke-9. Mengenali kendala dan solusi

.

Ahza, yang sedang mengeluarkan mainan mobil2an tiba2 merengek sambil teriak “Ibu, susaah. Ahza ngga bisa”

Ibu yang melihat sambil masukin baju ke dalam lemari bilang, “Ayo, Ahza pasti bisa” 

Ahza terus menarik mobil2annya sambil teriak2, ngga bisa, ngga bisaa..

Setelah dilihat, ternyata mobil2annya kesangkut benang πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Hikmahnya selain agar : Tidak mempraktekan metode kompro secara terpisah (Memotivasi, sama seperti halnya dengan menegur- tidak bisa lepas dari empati dan observasi sebelumnya yaa, ibuβœ…)

Poin yang ingin ditekankan dalam tulisan ini adalah lebih dari sekedar memotivasi anak untuk BISA tapi membuat anak memahami kendala yang dihadapi kemudian menemukan solusi yang tepat untuk dirinya.

Ibarat sedang menaiki anak tangga, motivasi ibarat energi yang menggerakan kita untuk sampai di atas.Sedang,memahami kendala + solusi adalah anak tangganya.Anak tangga yang membuat kita naik selangkah demi selangkah. 

Saat kita ingin anak BISA mengendalikan amarahnya.Sudahkah kita mengajak anak mengenali penyebab kemarahannya? Entah karena merasa tidak nyaman, lapar, haus, sakit. Dari situ kita bisa membantu anak untuk memenuhi kebutuhannya sambil dilatih dan didorong untuk bisa memenuhi kebutuhannya secara mandiri.

Anak mungkin masih gagal mengendalikan emosinya saat itu. Tapi dia paham kendalanya apa? Solusinya kedepan bagaimana? Pijakan untuk naik anak tangga lagi

Selain itu, adakalanya kita juga perlu mengenal ketidakberdayaan kita sebagai manusia dan keMaha Kuasaan Allah untuk menguji hamba-hambaNya misalnya dengan rasa sakit, tidak nyaman, gagal. Bagaimana meresponnya dengan tetap bersikap baik sebagai solusi.

Lebih dari sekedar memotivasi “Nak, kamu BISA”, ajak anak untuk mengenali “Kendalanya apa?” dan “Solusinya bagaimana?” Agar ia tidak mudah stuck di tempat, menyalah2kan orang lain/keadaan, atau bahkan berhenti dari aktivitas kebaikan yang sedang dilakukan.

#level1 #day9 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbundasayang #institutibuprofesional #IbuBelajar #hikmah #inspirasi #generasirabbani #problemsolver